{"id":1084,"date":"2023-11-28T16:42:26","date_gmt":"2023-11-28T16:42:26","guid":{"rendered":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/?p=1084"},"modified":"2023-11-29T16:57:05","modified_gmt":"2023-11-29T16:57:05","slug":"jubir-menhan-ingatkan-1-000-santri-ldii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/2023\/11\/28\/jubir-menhan-ingatkan-1-000-santri-ldii\/","title":{"rendered":"Jubir Menhan Ingatkan 1.000 Santri LDII"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1084\" class=\"elementor elementor-1084\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-51c03a4 elementor-section-full_width elementor-section-height-default elementor-section-height-default rt-parallax-bg-no\" data-id=\"51c03a4\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-d3e5cd3\" data-id=\"d3e5cd3\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f7f7ef5 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f7f7ef5\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.19.0 - 28-02-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Kediri (28\/11). \u201cWawasan Kebangsaan\u201d adalah istilah dalam bahasa Melayu yang diterjemahkan menjadi \u201cNational Vision\u201d dalam bahasa Inggris. Istilah ini sering kali mengacu pada visi atau pandangan kolektif yang ingin dicapai oleh suatu negara. Konsep ini umumnya digunakan dalam konteks pembangunan dan pembangunan bangsa, di mana suatu negara menetapkan tujuan dan aspirasi jangka panjang demi kesejahteraan rakyatnya, kemajuan perekonomiannya, dan kemajuan bangsa secara keseluruhan.<\/span><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar bedah buku \u2018Politik Pertahanan\u2019 karya Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak pada Senin (27\/11). Acara tersebut dihadiri lebih dari 1.000 santri dan para pengurus LDII.&nbsp; &nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">\u201cLiterasi terkait wawasan kebangsaan tak hanya diperlukan di lingkungan kampus, tapi juga perlu dibahas di pondok-pondok pesantren,\u201d ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso. Kegiatan bedah buku tersebut, menurutnya sejalan dengan prioritas utama dari delapan program kerja utama LDII, kebangsaan.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Bahkan KH Chriswanto menegaskan setiap warga negara Indonesia harus memiliki andil menjaga stabilitas nasional, bahkan pondok-pondok pesantren juga terlibat di dalamnya. \u201cAcara ini menjadi penting, karena bertujuan agar para santri mampu memahami nilai kebangsaan, karena santri juga salah satu komponen pertahanan tersebut,\u201d ulas KH Chriswanto.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Dalam paparan mengenai buku \u2018Politik Pertahanan\u2019, Dahnil menjelaskan kebijakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, bahwa pertahanan negara tak hanya dilakukan secara militer, namun juga nirmiliter, dan hibrida atau campuran keduanya. &#8220;Jika perspektif pertahanan yang diketahui secara umum hanya militer, maka buku ini membahas ketahanan secara ekonomi, budaya, digital, dan pangan,&#8221; tutur Dahnil yang pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah masa bakti 2014-2018.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Ia berpandangan, setiap warga negara dapat berkontribusi dalam pertahanan negara sesuai bidang yang digeluti. Dalam konteks digital misalnya, para santri bisa aktif dalam pertahanan digital melalui media sosial. Apalagi dalam era digital, Dahnil mengungkapkan, yang perlu diwaspadai adalah pemilik data dengan keberpihakannya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">\u201cDengan kecanggihan artificial intelligent saat ini, setiap pemilik mampu terhubung dengan data pengguna. Sehingga yang terjadi pemilik data itu mampu menganulir kebenaran sumber data, menjadi data palsu,\u201d tegas Dahnil.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Ia menyambut baik inisiatif Ponpes Wali Barokah dan DPP LDII yang memfasilitasi bedah buku \u2018Politik Pertahanan\u2019. Ia pun menegaskan pesantren merupakan modal kemerdekaan Indonesia. &#8220;Para kyai, santri, dan pesantren adalah garda terdepan pertahanan negara Indonesia,&#8221; ujarnya. Sejarah mencatat, peran kyai, santri, dan pesantren merupakan inisiator didirikannya TNI sehingga menjadi simbol penting pertahanan Indonesia.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Dalam paparannya, Dahnil juga membahas khusus ketahanan pangan. Ia menegaskan ketahanan pangan merupakan tanda kekuatan sebuah negara. Dahnil menyinggung perspektif Presiden Jokowi yakni hilirisasi pangan yang mengubah eksploitasi masif menjadi eksplorasi lingkungan melalui energi baru terbarukan. &#8220;Masa depan Indonesia adalah tentang pangan, karena itu perlu generasi muda yang mau mempertahankan negara melalui pertanian,&#8221; ujarnya.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Pemikiran dalam buku Politik Pertahanan dikupas pula oleh tiga pembahas, yakni Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik Mayjen TNI Nugroho Sulistyo Budi, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro Singgih Trisulistiyono dan Dosen Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta Ardito Bhinadi.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Dalam pemaparannya, Mayjen TNI Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam bukunya banyak berbicara masalah politik dalam pertahanan negara. Pemikiran tersebut tidak lepas dari pertahanan yang selalu berkaitan dengan politik, terutama dari sisi pengambilan keputusan terkait pertahanan. Menurutnya, pengambilan keputusan bukan sesuatu yang sederhana, mudah diucapkan namun sulit dan perlu pemikiran mendalam dalam implementasinya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">\u201cSeringkali dalam keadaan aman, tenang dan tenteram banyak menganggap pertahanan tidak penting, banyak yang bilang tidak ada apa-apa dan baik-baik saja. Contoh sederhana, tidak perlu satpam kompleks karena situasinya tenang, tapi begitu ada masalah barulah kelimpungan. Itulah yang sering kita hadapi saat ini,\u201d ujarnya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Ia mengatakan, Dahnil tidak hanya membahas tentang politik pertahanan namun juga tentang ketahanan pangan, siber, keamanan maritim, dan lain sebagainya, \u201cKetika pangan tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat maka itu akan menjadi persoalan di bidang pertahanan negara. Hancurnya Indonesia bukan diserang dari luar tapi pecahnya sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa. Itulah yang paling berbahaya,\u201d tutupnya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Sementara itu, Guru Besar Sejarah Undip sekaligus Ketua DPP LDII mengatakan, jika melihat dari sejarah Indonesia di masa lalu, sesungguhnya pertahanan menentukan keberlangsungan sebuah negara, \u201cRatusan negara di nusantara lahir dan tenggelam akibat dari konflik internal. Mulai dari Kerajaan Kalingga, Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Kutai dan lain sebagainya. Salah satu faktor hancurnya kerajaan-kerajaan itu karena mereka tidak mampu melaksanakan pertahanan,\u201d ujarnya.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Konflik internal dalam pandangan Singgih, memicu kehancuran kerajaan besar seperti Majapahit, Malaka dan sebagainya. \u201cPenyebannya, terdapat disintegrasi konflik dan intrik internal di antara para elit. Untuk itu, buku yang ditulis oleh bung Dahnil Anzar Simanjuntak supaya tidak hanya belajar sejarah tapi juga belajar dari sejarah,\u201d ungkap Singgih.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Singgih menambahkan, negara yang \u201ctoto tentrem kerto raharjo\u201d yakni negara yang punya pertahanan dan keamanan yang kuat merupakan conditio sine qua non, sebagai upaya untuk menciptakan negara yang \u2018gemah ripah loh jinawi\u2019.<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">&nbsp;\u201cBuku ini merupakan ekspresi bahwa pertahanan merupakan investasi bukan biaya. Sudah waktunya politik pertahanan bukan hanya menjadi domain elite politik dan negara, namun rakyat juga harus terlibat terhadap isu-isu pertahanan. Sebab dalam Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishanrata), rakyat juga menjadi salah satu elemen pertahanan negara,\u201d paparnya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Untuk membangun \u2018Sishanrata\u2019 diperlukan sosialisasi dan internalisasi ideologi dan pilar kebangsaan yang lain sehingga lahir rasa \u201cMulat Sarira Hangrasa Wani, Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Angrungi\u2019. \u201cBangsa Indonesia lahir dari proses sejarah, oleh sebab itu para pemuda harus diajari sejarah kebangsaan untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan nasionalisme,\u201d tutupnya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Pembahas lain, ekonom dari UPN Veteran Yogyakarta sekaligus Ketua DPP LDII Ardito Bhinadi menyoroti sisi ekonomi yang dimuat dalam buku tersebut. Menurutnya, keterpurukan ekonomi bisa dipicu wabah penyakit seperti Covid-19, &#8220;100 tahun sebelum pandemi Covid-19 juga terjadi pandemi yakni flu Spanyol yang terjadi pada tahun 1918-1920. Setelah itu muncul lah krisis pangan dan krisis ekonomi,\u201d tuturnya.&nbsp;<\/span><br><\/p><p><span style=\"color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--bs-body-text-align);\">Ardito berpendapat, ekonomi Indonesia juga masih rentan pascapandemi Covid-19, akibat perang Rusia dan Ukraina, fenomena El Nino dan perang antara kelompok Hamas dan Israel yang berdampak pada krisis ekonomi dunia. \u201cSaat ini juga sedang terjadi perang yakni perang mata uang, perang siber, dan teknologi. Ketika negara menguasai teknologi maka dialah yang akan menang. Oleh karena itu, melek terhadap politik pertahanan berarti harus melek terhadap geopolitik dan geoekonomi Indonesia,\u201d tutupnya. (Redaksi)<\/span><br><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-ee56f77 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default rt-parallax-bg-no\" data-id=\"ee56f77\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-b8a4fe0\" data-id=\"b8a4fe0\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2677330 elementor-widget elementor-widget-gallery\" data-id=\"2677330\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;lazyload&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;gallery_layout&quot;:&quot;grid&quot;,&quot;columns&quot;:4,&quot;columns_tablet&quot;:2,&quot;columns_mobile&quot;:1,&quot;gap&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;gap_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;gap_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;link_to&quot;:&quot;file&quot;,&quot;aspect_ratio&quot;:&quot;3:2&quot;,&quot;overlay_background&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;content_hover_animation&quot;:&quot;fade-in&quot;}\" data-widget_type=\"gallery.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor-pro - v3.11.1 - 15-02-2023 *\/\n.elementor-gallery__container{min-height:1px}.elementor-gallery-item{position:relative;overflow:hidden;display:block;text-decoration:none;border:solid var(--image-border-width) var(--image-border-color);border-radius:var(--image-border-radius)}.elementor-gallery-item__content,.elementor-gallery-item__overlay{height:100%;width:100%;position:absolute;top:0;left:0}.elementor-gallery-item__overlay{mix-blend-mode:var(--overlay-mix-blend-mode);transition-duration:var(--overlay-transition-duration);transition-property:mix-blend-mode,transform,opacity,background-color}.elementor-gallery-item__image.e-gallery-image{transition-duration:var(--image-transition-duration);transition-property:filter,transform}.elementor-gallery-item__content{display:flex;flex-direction:column;justify-content:var(--content-justify-content,center);align-items:center;text-align:var(--content-text-align);padding:var(--content-padding)}.elementor-gallery-item__content>div{transition-duration:var(--content-transition-duration)}.elementor-gallery-item__content.elementor-gallery--sequenced-animation>div:nth-child(2){transition-delay:calc(var(--content-transition-delay) \/ 3)}.elementor-gallery-item__content.elementor-gallery--sequenced-animation>div:nth-child(3){transition-delay:calc(var(--content-transition-delay) \/ 3 * 2)}.elementor-gallery-item__content.elementor-gallery--sequenced-animation>div:nth-child(4){transition-delay:calc(var(--content-transition-delay) \/ 3 * 3)}.elementor-gallery-item__description{color:var(--description-text-color,#fff);width:100%}.elementor-gallery-item__title{color:var(--title-text-color,#fff);font-weight:700;width:100%}.elementor-gallery__titles-container{display:flex;flex-wrap:wrap;justify-content:var(--titles-container-justify-content,center);margin-bottom:20px}.elementor-gallery__titles-container:not(.e--pointer-framed) .elementor-item:after,.elementor-gallery__titles-container:not(.e--pointer-framed) .elementor-item:before{background-color:var(--galleries-pointer-bg-color-hover)}.elementor-gallery__titles-container:not(.e--pointer-framed) .elementor-item.elementor-item-active:after,.elementor-gallery__titles-container:not(.e--pointer-framed) .elementor-item.elementor-item-active:before{background-color:var(--galleries-pointer-bg-color-active)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed .elementor-item:before{border-color:var(--galleries-pointer-bg-color-hover);border-width:var(--galleries-pointer-border-width)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed .elementor-item:after{border-color:var(--galleries-pointer-bg-color-hover)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed .elementor-item.elementor-item-active:after,.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed .elementor-item.elementor-item-active:before{border-color:var(--galleries-pointer-bg-color-active)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed.e--animation-draw .elementor-item:before{border-left-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-bottom-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-right-width:0;border-top-width:0}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed.e--animation-draw .elementor-item:after{border-left-width:0;border-bottom-width:0;border-right-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-top-width:var(--galleries-pointer-border-width)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed.e--animation-corners .elementor-item:before{border-left-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-bottom-width:0;border-right-width:0;border-top-width:var(--galleries-pointer-border-width)}.elementor-gallery__titles-container.e--pointer-framed.e--animation-corners .elementor-item:after{border-left-width:0;border-bottom-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-right-width:var(--galleries-pointer-border-width);border-top-width:0}.elementor-gallery__titles-container .e--pointer-double-line .elementor-item:after,.elementor-gallery__titles-container .e--pointer-double-line .elementor-item:before,.elementor-gallery__titles-container .e--pointer-overline .elementor-item:before,.elementor-gallery__titles-container .e--pointer-underline .elementor-item:after{height:var(--galleries-pointer-border-width)}.elementor-gallery-title{--space-between:10px;cursor:pointer;color:#6d7882;font-weight:500;position:relative;padding:7px 14px;transition:all .3s}.elementor-gallery-title--active{color:#495157}.elementor-gallery-title:not(:last-child){margin-right:var(--space-between)}.elementor-gallery-item__title+.elementor-gallery-item__description{margin-top:var(--description-margin-top)}.e-gallery-item.elementor-gallery-item{transition-property:all}.e-gallery-item.elementor-animated-content .elementor-animated-item--enter-from-bottom,.e-gallery-item.elementor-animated-content .elementor-animated-item--enter-from-left,.e-gallery-item.elementor-animated-content .elementor-animated-item--enter-from-right,.e-gallery-item.elementor-animated-content .elementor-animated-item--enter-from-top,.e-gallery-item:hover .elementor-gallery__item-overlay-bg,.e-gallery-item:hover .elementor-gallery__item-overlay-content,.e-gallery-item:hover .elementor-gallery__item-overlay-content__description,.e-gallery-item:hover .elementor-gallery__item-overlay-content__title{opacity:1}a.elementor-item.elementor-gallery-title{color:var(--galleries-title-color-normal)}a.elementor-item.elementor-gallery-title.elementor-item-active,a.elementor-item.elementor-gallery-title.highlighted,a.elementor-item.elementor-gallery-title:focus,a.elementor-item.elementor-gallery-title:hover{color:var(--galleries-title-color-hover)}a.elementor-item.elementor-gallery-title.elementor-item-active{color:var(--gallery-title-color-active)}.e-con-inner>.elementor-widget-gallery,.e-con>.elementor-widget-gallery{width:var(--container-widget-width);--flex-grow:var(--container-widget-flex-grow)}<\/style>\t\t<div class=\"elementor-gallery__container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/10.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"all-2677330\" data-elementor-lightbox-title=\"10\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MTA5NCwidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL2xkaWlrYXJhd2FuZy5vci5pZFwvd3AtY29udGVudFwvdXBsb2Fkc1wvMjAyM1wvMTFcLzEwLmpwZyIsInNsaWRlc2hvdyI6ImFsbC0yNjc3MzMwIn0%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/10.jpg\" data-width=\"300\" data-height=\"200\" alt=\"\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/2.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"all-2677330\" data-elementor-lightbox-title=\"2\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MTA5MSwidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL2xkaWlrYXJhd2FuZy5vci5pZFwvd3AtY29udGVudFwvdXBsb2Fkc1wvMjAyM1wvMTFcLzIuanBnIiwic2xpZGVzaG93IjoiYWxsLTI2NzczMzAifQ%3D%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/2.jpg\" data-width=\"300\" data-height=\"200\" alt=\"\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/6.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"all-2677330\" data-elementor-lightbox-title=\"6\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MTA5MiwidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL2xkaWlrYXJhd2FuZy5vci5pZFwvd3AtY29udGVudFwvdXBsb2Fkc1wvMjAyM1wvMTFcLzYuanBnIiwic2xpZGVzaG93IjoiYWxsLTI2NzczMzAifQ%3D%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/6.jpg\" data-width=\"300\" data-height=\"200\" alt=\"\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/8.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"all-2677330\" data-elementor-lightbox-title=\"8\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MTA5MywidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL2xkaWlrYXJhd2FuZy5vci5pZFwvd3AtY29udGVudFwvdXBsb2Fkc1wvMjAyM1wvMTFcLzguanBnIiwic2xpZGVzaG93IjoiYWxsLTI2NzczMzAifQ%3D%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/8.jpg\" data-width=\"300\" data-height=\"200\" alt=\"\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kediri (28\/11). \u201cWawasan Kebangsaan\u201d adalah istilah dalam bahasa Melayu yang diterjemahkan menjadi \u201cNational Vision\u201d dalam bahasa Inggris. Istilah ini sering kali mengacu pada visi atau pandangan kolektif yang ingin dicapai oleh suatu negara. Konsep ini umumnya digunakan dalam konteks pembangunan dan pembangunan bangsa, di mana suatu negara menetapkan tujuan dan aspirasi jangka panjang demi kesejahteraan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1084"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1084"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1100,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1084\/revisions\/1100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}