{"id":308,"date":"2022-12-08T04:39:00","date_gmt":"2022-12-08T04:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/?p=308"},"modified":"2023-04-13T04:40:12","modified_gmt":"2023-04-13T04:40:12","slug":"ldii-ajak-masyarakat-waspada-social-engineering-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/2022\/12\/08\/ldii-ajak-masyarakat-waspada-social-engineering-di-era-digital\/","title":{"rendered":"LDII Ajak Masyarakat Waspada Social Engineering di Era Digital"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"308\" class=\"elementor elementor-308\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-be850e7 elementor-section-full_width elementor-section-height-default elementor-section-height-default rt-parallax-bg-no\" data-id=\"be850e7\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-d61b2fe\" data-id=\"d61b2fe\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-64e1eb1 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"64e1eb1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.19.0 - 28-02-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Kediri (8\/12). Ruang digital semakin canggih, namun makin banyak pula celah yang bisa digunakan bagi pelaku kejahatan siber untuk menargetkan korbannya. Yang terbaru, modus penipuan menggunakan aplikasi jasa pengiriman telah menelan banyak korban. Penipuan ini masih masuk dalam teknik penipuan Social Engineering (Soceng).<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Demi menjaga ruang digital tetap kondusif, Ketua LDII Kota Kediri, H.Agung Riyanto juga pegawai Telkom Kediri meminta masyarakat untuk tetap waspada dan melindungi data pribadi mereka, tidak memberitahukan informasi yang bisa memberi akses pada akun seperti password dan PIN, termasuk kepada pegawai Bank sekalipun.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cJika sebelumnya penjahat siber mengaku sebagai pejabat bank maka kali ini mereka memalsukan diri sebagai aplikasi pelacakan paket kurir. Modus ini berbahaya, karena pelaku bisa mengambil data dan informasi pribadi korbannya yang digunakan mulai dari untuk mencuri semua uang di rekening, mengambil alih akun hingga menyalahgunakan data pribadi untuk kejahatan,\u201d ungkapnya, Kamis (8\/12).<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Ia menjelaskan bahwa data pribadi yang berusaha dicuri oleh pelaku adalah user name aplikasi, password, PIN, MPIN, kode One Time Password (OTP), dan nomor kartu ATM atau kartu kredit atau debit. Selain itu mereka juga akan meminta informasi seperti nomor CVV\/CVC dari kartu kredit atau debit dan nama ibu kandung.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cAda 4 modus yang sering kita temui, yaitu info perubahan tarif transfer Bank, tawaran jadi nasabah prioritas, akun medsos palsu, dan tawaran jadi agen laku pandai. maka masyarakat supaya lebih berhati \u2013 hati dengan modus \u2013 modus penipuan soceng yang caranya berbeda \u2013 beda,\u201d ujarnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cSoceng hari ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, karena modusnya banyak sekali dan bahkan sudah sangat merugikan masyarakat melebihi investasi bodong. Soceng sendiri digunakan untuk mengelabui atau manipulasi korban. Dengan begitu pelaku kejahatan bisa mendapatkan informasi data pribadi atau akses yang diinginkan\u201d imbuhnya.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Bagian Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika (TIAT) LDII Kota Kediri, Nurul Huda menambahkan bahwa Ada juga modus soceng yang merugikan masyarakat tidak disadari, sedikit-sedikit mereka ambil uangnya dari rekening setelah mereka mendapatkan kode keamanan, lalu baru menyadarinya setelah uang sudah banyak habis terkuras.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cKarena itulah untuk menghindari soceng ada beberapa tips, diantaranya mewaspadai penipu yang mengaku petugas bank, periksa keaslian petugas bank yang menghubungi kita, jangan posting data pribadi di media sosial, aktifkan two-factor authentification, aktifkan notifikasi transaksi rekening dan cek histori secara berkala,\u201d katanya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Editor : arm\/Kim-Karawang<\/span><br><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kediri (8\/12). Ruang digital semakin canggih, namun makin banyak pula celah yang bisa digunakan bagi pelaku kejahatan siber untuk menargetkan korbannya. Yang terbaru, modus penipuan menggunakan aplikasi jasa pengiriman telah menelan banyak korban. Penipuan ini masih masuk dalam teknik penipuan Social Engineering (Soceng).Demi menjaga ruang digital tetap kondusif, Ketua LDII Kota Kediri, H.Agung Riyanto juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":309,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=308"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":313,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308\/revisions\/313"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}