{"id":314,"date":"2022-12-08T04:41:00","date_gmt":"2022-12-08T04:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/?p=314"},"modified":"2023-04-13T04:42:23","modified_gmt":"2023-04-13T04:42:23","slug":"ldii-diajak-mui-maluku-bangun-kerja-sama-sosial-kemasyarakatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/2022\/12\/08\/ldii-diajak-mui-maluku-bangun-kerja-sama-sosial-kemasyarakatan\/","title":{"rendered":"LDII diajak MUI Maluku Bangun Kerja Sama Sosial Kemasyarakatan"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"314\" class=\"elementor elementor-314\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-0db2f89 elementor-section-full_width elementor-section-height-default elementor-section-height-default rt-parallax-bg-no\" data-id=\"0db2f89\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-5c444e1\" data-id=\"5c444e1\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-53ab2e1 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"53ab2e1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.19.0 - 28-02-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Jakarta (8\/12). Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku KH Abdulloh Latuapo berkunjung ke Kantor DPP LDII di Patal Senayan, Jakarta, pada Kamis (8\/12). Kunjungannya itu diterima oleh Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso didampingi Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) KH Aceng Karimullah.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">KH Abdulloh Latuapo mengatakan, keinginannya untuk bisa berkunjung dan bertemu KH Chriswanto Santoso sudah lama. Keinginannya itu untuk bisa mendengar dan memperoleh referensi terkait program-program LDII, untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang LDII di daerah.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cSaya merasa sangat senang sekali bisa bertemu dengan Pak Ketum dalam rangka sharing dan mendapat referensi terkait program kerja LDII yang kontributif. Dan itu kenyataan yang kami lihat. Itu perlu dipertahankan dan kami ingin meniru hal itu. Paling tidak menjadi bahan buat kami sampaikan di Maluku bila mereka bertanya kepada saya tentang LDII,\u201d ungkapnya. &nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">\u201cAlhamdulillah pertemuan kali ini betul-betul sangat bermanfaat karena banyak hal yang didiskusikan, pertama adalah soal ukhuwah. Kita itu adalah ummatan wahidah, adapun masalah organisasi itu merupakan media atau sarana, tetapi tujuan kita adalah sama. Terutama kita hidup di Indonesia harus menjaga persatuan dan NKRI sudah menjadi harga mati untuk semua masyarakat Indonesia,\u201d ujarnya.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Dia menyebut, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus mengedepankan Islam Washatiyah atau moderasi beragama. Hal itu merupakan suatu program yang sudah dicanangkan dari pusat hingga daerah. \u201cIntinya adalah bagaimana kita bisa hidup aman dan damai sesama umat manusia. Terhadap saudara-saudara kita yang beragama lain harus saling menghargai dan menghormati,\u201d ungkapnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Karena toleransi beragama, tambahnya, dalam agama Islam sangat dianjurkan. Namun, menurutnya terdapat batas-batas atau rambu-rambu dalam Islam, yakni lakum dinukum waliyadhin, \u201cWalaupun kita berbeda-beda terdiri berbagai suku, etnis, ras dan lain sebagainya, sesungguhnya kita ini adalah satu. Salah satu tugas kita adalah memberikan pemahaman bahwa keberagaman adalah anugerah Tuhan yang Maha Esa dan Sunatullah. Dan itu kita harus bisa menerima,\u201d paparnya.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Selanjutnya, setelah saling menghormati, menghargai dan menerima keberagaman, yang perlu dilakukan adalah bekerja sama. Bisa bersatu dalam keberagaman dan perbedaan itu.&nbsp; \u201cIndonesia dari Sabang sampai Merauke terdiri lebih dari 17.000 pulau, Bahasa yang berbeda-beda, dan suku yang banyak dapat dipersatukan oleh kalimatussawa\u2019 Pancasila. Artinya, dengan Pancasila keberagaman dan perbedaan itu dapat bersatu,\u201d urainya.&nbsp;<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Sementara, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengapresiasi kunjungan KH Abdulloh Latuapo. Menurutnya, komunikasi antarormas sangat penting untuk membangun ukhuwah di Indonesia. Untuk membangun komunikasi, yang pertama dilakukan adalah silaturahim. \u201cKalau kita tidak pernah saling berkomunikasi bagaimana saling mengetahui. Karena prosesnya yaitu taaruf, tafahum, taawun setelah itu takaful,\u201d ungkapnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Menurutnya, ukhuwah dapat dibangun dengan saling berkomunikasi. \u201cSaya bersyukur sekali atas kunjungannya Pak Kyai, silaturahim ini kita bangun dengan siapapun. Karena Indonesia tidak akan selesai hanya dengan satu kelompok. Itu menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bekerja sama maka komunikasi menjadi sangat penting,\u201d ungkapnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">KH Chriswanto berkeyakinan kerja sama sosial kemasyarakatan, akan menghilangkan hambatan perbedaan,&nbsp; \u201cJika berbicara soal furuiyah menjadi kendala, maka lebih baik berbicara masalah sosial kemasyarakatan. Umat Islam banyak yang perlu dibantu untuk kepentingan-kepentingan yang dapat dijadikan sarana untuk saling silaturahim dan berkomunikasi,\u201d ungkapnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">KH Chriswanto mengatakan, umat Islam sebaiknya saling bersanding daripada bersaing ataupun bertanding.&nbsp; \u201cSaya berharap, LDII di daerah-daerah bisa membangun komunikasi dan silaturahim dengan siapapun. Selama dalam bingkai akidah sama dalam NKRI, semuanya jalan,\u201d tutupnya.<\/span><br style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\"><span style=\"color: rgb(36, 41, 52); font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 20px; letter-spacing: 0.5px;\">Editor: Arisman<\/span><br><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta (8\/12). Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku KH Abdulloh Latuapo berkunjung ke Kantor DPP LDII di Patal Senayan, Jakarta, pada Kamis (8\/12). Kunjungannya itu diterima oleh Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso didampingi Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) KH Aceng Karimullah.&nbsp;KH Abdulloh Latuapo mengatakan, keinginannya untuk bisa berkunjung dan bertemu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":315,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=314"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":319,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/314\/revisions\/319"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}