{"id":390,"date":"2023-02-15T05:29:00","date_gmt":"2023-02-15T05:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/?p=390"},"modified":"2023-04-13T05:29:59","modified_gmt":"2023-04-13T05:29:59","slug":"ldii-sebagai-ormas-islam-diminta-kemendagri-untuk-netral-aktif-hadapi-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/2023\/02\/15\/ldii-sebagai-ormas-islam-diminta-kemendagri-untuk-netral-aktif-hadapi-pemilu\/","title":{"rendered":"LDII Sebagai Ormas Islam Diminta Kemendagri Untuk Netral Aktif Hadapi Pemilu"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"390\" class=\"elementor elementor-390\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-663d535 elementor-section-full_width elementor-section-height-default elementor-section-height-default rt-parallax-bg-no\" data-id=\"663d535\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-20140c3\" data-id=\"20140c3\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-36d21c3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"36d21c3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.19.0 - 28-02-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: bolder;font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">ldiikarawang.or.id<\/span><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">&nbsp;(15\/2). Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, yang merupakan tulang punggung bangsa Indonesia harus netral dalam berpolitik, seperti halnya TNI\/Polri. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso beserta jajarannya, di Jakarta, pada Rabu (15\/2).<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">\u201cSelain TNI\/Polri, saat ini kekuatan besar lainnya adalah pegawai negeri. Pegawai negeri itu harus netral karena bisa berbahaya kalau tidak netral. Maka kekuatan-kekuatan bangsa lainnya termasuk Muhammdiyah, NU, LDII dan lain sebagainya juga harus netral,\u201d tutur Suhajar.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">Ia berpendapat, kekuatan-kekuatan sipil tersebut, identitas organisasinya harus demi negara bukan demi partai. Namun, meskipun identitasnya demi negara, ormas Islam harus memberikan kebebasan kepada warganya, untuk memilih siapapun berdasarkan pengamatan mereka. Dan didorong untuk netral aktif karena berbeda pilihan merupakan hal biasa.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">\u201cSama juga dengan LDII, soal nanti Pak Ketum memilih berbeda dengan yang lain, itu soal lain. Karena berbeda pilihan itu sesuatu yang biasa. Tapi tetap kekompakan dan kenetralan harus jalan. Berdebat memilih salah satu itu biasa, tapi organisasinya tidak boleh terombang-ambing,\u201d tambahnya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">Menurutnya, organisasi-organisasi tertentu seperti TNI\/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan ormas Islam hanya bersandar pada negara. Untuk itu, dibutuhkan kedewasaan berorganisasi. \u201cIni adalah salah satu tantangan dalam berorganisasi, Ini membutuhkan kedewasaan berorganisasi yaitu menghormati kenetralan organisasi. Tapi juga memberikan akses kepada warganya untuk memberikan pilihan pada siapa dukungannya. Ini sebenarnya luar biasa,\u201d tutupnya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan, LDII mendorong warganya untuk netral aktif dalam berpolitik. \u201cBahkan saya sebagai ketua umum sendiri tidak boleh merangkap jabatan politik. Netral dalam arti tidak berpihak pada golongan tertentu, memberikan hak sepenuhnya sebagai hak dasar manusia kepada warga LDII dan kami meminta untuk aktif dalam menyukseskan Pemilu,\u201d ungkapnya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">KH Chriswanto menambahkan, LDII secara institusi tidak memihak siapapun. Hal itu sebagai bentuk netral aktif yang dibangun LDII dalam menyukseskan perhelatan lima tahunan itu. \u201cKami berkomitmen, menuju Rakernas ini kami akan mendukung pemerintah untuk pelaksanaan pemilu yang damai. Maka kami akan membuat rekomendasi-rekomendasi dalam menciptakan situasi politik ke depan ini damai sehingga tidak mengorbankan umat,\u201d paparnya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">KH Chriswanto menambahkan, pembinaan umat jangan sampai kalah dengan ajang lima tahunan. \u201cUntuk itu, kami minta Kemendagri untuk memberikan pengarahan ke warga LDII tentang politik damai sehingga kondisi seperti apapun tetap kondusif. Apapun yang terjadi, umat jangan sampai terbawa,\u201d tambahnya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">Dalam pertemuan itu, KH Chriswanto melaporkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan LDII. Termasuk, LDII akan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada September mendatang. \u201cKami meminta arahan dari Kemendagri, bukan hanya terkait kondisi sekarang. Namun juga terkait rencana kami akan mengadakan Rakernas pada awal September nanti,\u201d urainya.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">KH Chriswanto mengapresiasi kepada Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro yang telah memberikan materi pada saat Munas IX, yang dilaksanakan pada April 2021 lalu. Dalam kesempatan itu, Suhajar Diantoro menegaskan akan mendukung penuh acara \u201cRoad to Rakernas LDII\u201d.<\/span><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><br style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\"><span style=\"font-family: Montserrat, sans-serif;font-size: 20px;letter-spacing: 0.5px\">\u201cKami minta dukungan Kemendagri supaya menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang damai untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Alhamdulilah Pak Sekjen mendukung penuh,\u201d tutupnya. (*FS\/LINES)<\/span><br><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ldiikarawang.or.id&nbsp;(15\/2). Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, yang merupakan tulang punggung bangsa Indonesia harus netral dalam berpolitik, seperti halnya TNI\/Polri. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso beserta jajarannya, di Jakarta, pada Rabu (15\/2).\u201cSelain TNI\/Polri, saat ini kekuatan besar lainnya adalah pegawai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":391,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=390"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":395,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions\/395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/391"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ldiikarawang.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}