Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Karawang dan LDII Gelar Penanaman Jagung Serentak Bersama Santri
Karawang (6/8) – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Karawang bersama DPD LDII Kabupaten Karawang menggelar kegiatan penanaman jagung serentak bersama para santri Pondok Pesantren Wali Barokah, Kecamatan Telukjambe, Karawang.
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan pondok pesantren dan merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang digalakkan Polri melalui Satgas Ketahanan Pangan.
Ketua Panitia Penanaman Jagung, Ma’mun Murod, S.IP, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara Polri dan masyarakat pesantren dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Program ini merupakan langkah Polri mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kebersamaan dengan berbagai pihak, khususnya pondok pesantren,” ujarnya.
Penanaman jagung secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Karawang bersama Wakapolres, Dandim 0604 Karawang, Kapolsek Telukjambe, Camat Telukjambe, Kepala Desa, serta pengurus LDII dan para tokoh masyarakat.
Ketua DPD LDII Kabupaten Karawang, Asep, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh gerakan ini karena sejalan dengan prinsip kemandirian dan pemberdayaan santri. “Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi pondok pesantren, khususnya para santri, agar memiliki keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Asep menambahkan bahwa penanaman jagung hibrida merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan. “Kita tidak hanya mengandalkan padi, tapi juga palawija seperti jagung yang bernilai ekonomi tinggi,” imbuhnya.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung sebagai alternatif pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter santri agar mandiri, disiplin, dan memiliki bekal keterampilan pertanian setelah lulus dari pesantren.
Dengan adanya kolaborasi ini, Polres Karawang dan LDII berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut di pesantren-pesantren lainnya, guna mewujudkan Indonesia yang tangguh dalam sektor pangan dan mencetak generasi muda yang berdaya guna bagi bangsa dan negara.
Penulis: Najla Salwa