Karawang (22/9) — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Karawang menggelar salat istisqa di Pondok Pesantren Sumber Barokah, Karawang, Selasa 22 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan.
Salat istisqa merupakan ibadah yang dilakukan umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan atau membutuhkan turunnya hujan. Pelaksanaan kegiatan di Pondok Pesantren Sumber Barokah menjadi momentum bagi jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT atas kondisi yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai unsur, baik dari lingkungan pesantren, organisasi keagamaan, maupun instansi pemerintah. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan keagamaan yang digelar di tengah kebutuhan akan turunnya hujan.
Ketua Pondok Pesantren Sumber Barokah, H. Mustaghfirin, turut hadir dalam pelaksanaan salat istisqa. Selain itu, hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Muhammad Meldito, yang mengikuti kegiatan bersama para jamaah dan undangan lainnya.
Dari unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karawang, hadir KH. Masykur Mansyur selaku ketua. Kehadiran FKUB turut menambah dimensi kebersamaan dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Sumber Barokah tersebut.
Kegiatan juga dihadiri H. Dadang Hamidi, S.Ag., M.Pd., selaku Kasi Binmas Islam Kementerian Agama Kabupaten Karawang. Dari unsur Kantor Urusan Agama (KUA) hadir H. Abdul Karim selaku Kepala KUA Kecamatan Telukjambe Timur.
Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Telukjambe Timur turut menghadiri pelaksanaan salat istisqa. Kehadiran para pemangku kepentingan keagamaan tersebut menunjukkan adanya partisipasi lintas unsur dalam kegiatan doa bersama yang diselenggarakan LDII Karawang.
Dalam pelaksanaannya, jamaah mengikuti rangkaian salat istisqa dan doa dengan penuh kekhusyukan. Permohonan utama yang dipanjatkan adalah agar Allah SWT memberikan rahmat berupa hujan yang segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.
Salat istisqa juga menjadi sarana bagi umat untuk melakukan introspeksi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah kondisi yang membutuhkan perhatian bersama. Melalui doa dan ibadah, masyarakat menyerahkan harapan kepada Allah SWT sembari tetap menjalankan ikhtiar dalam menghadapi berbagai dampak yang berkaitan dengan ketersediaan air.
Kegiatan di Pondok Pesantren Sumber Barokah, Karawang, tersebut ditutup dengan doa bersama. LDII Karawang berharap hujan segera turun di wilayah Karawang dan sekitarnya, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air dapat terpenuhi serta kondisi lingkungan dan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan baik. (kim/krw)

