Karawang

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Karawang, Bupati Apresiasi Prestasi Santri Menuju Indonesia Emas

KARAWANG (22/10) – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Lapangan Plaza Pemda Kabupaten Karawang, pada Kamis 22 Oktober 2026. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa, menjaga persatuan, serta meneguhkan kontribusi pesantren bagi kemajuan Indonesia.

Upacara tersebut dihadiri Bupati Karawang beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolresta Karawang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dandim 0604 Karawang, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, serta unsur pemerintahan dan tamu undangan lainnya termasuk LDII. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan peran strategis santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebanyak 40 santri dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Karawang turut menghadiri upacara tersebut memenuhi undangan dari Bupati Karawang. Partisipasi ini menjadi bentuk dukungan LDII terhadap penyelenggaraan peringatan Hari Santri Nasional sekaligus wujud kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkontribusi positif bagi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan pendidikan pesantren di Kabupaten Karawang. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Karawang memiliki 632 pondok pesantren dengan total 31.568 santri yang tersebar di 30 kecamatan. Menurutnya, besarnya potensi tersebut merupakan modal penting untuk membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Bupati juga menekankan pentingnya peran santri dalam mewujudkan Indonesia Emas. Santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi di bidang pendidikan, teknologi, olahraga, sosial, dan berbagai sektor lainnya. Dengan bekal karakter, kedisiplinan, serta semangat pengabdian, santri diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karawang memberikan apresiasi kepada para santri yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Penghargaan tersebut ditujukan kepada juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional, juara pencak silat nasional kategori putra, juara pencak silat nasional kategori putri, Juara Matematika serta Juara Bahasa Inggris. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras, ketekunan, dan dedikasi para santri dalam mengembangkan potensi diri serta mengharumkan nama daerah.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan pesantren memiliki peluang besar untuk melahirkan generasi yang unggul dalam berbagai bidang. Dukungan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan keluarga dinilai penting agar potensi santri dapat terus dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, baik dalam bidang keagamaan maupun keterampilan lainnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Karawang, Dedi Surnadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Karawang atas undangan serta perhatian yang diberikan kepada kalangan santri. Ia menilai peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan dalam membina generasi muda yang religius, berkarakter, serta memiliki semangat kebangsaan. Ia juga berharap dukungan terhadap kegiatan positif santri dapat terus ditingkatkan agar mereka mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dedi Surnadi juga menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan semangat persatuan, toleransi, dan cinta Tanah Air. Menurutnya, santri perlu dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga berakhlak luhur, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan pembinaan yang tepat, santri dapat menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Karawang diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi penguat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan pemberdayaan santri. Melalui kolaborasi pemerintah, ulama, pesantren, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat, santri diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mewujudkan Karawang yang maju dan Indonesia yang lebih sejahtera. (KIM/Karawang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *